27.7 C
Riau Islands
Selasa 1 September 2026

Pimpin HKTI, Wagub Nyanyang Kebut 5 Program Aksi Kemandirian Pangan Kepri

Keprikini.com Ketergantungan pasokan bahan pokok dari luar daerah kerap menjadi masalah menahun di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Mengatasi hal ini, Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) Kepri menyiapkan setidaknya lima program aksi strategis untuk lima tahun ke depan.

Wakil Gubernur Kepri yang juga Ketua DPD HKTI Kepri, Nyanyang Haris Pratamura merumuskan langsung kelima program tersebut. Ia memaparkannya saat memimpin Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I HKTI Kepri di Hotel Aston Pelita, Batam, Senin (31/8/2026).

“Kebutuhan masyarakat Kepri harus kita penuhi dari potensi daerah sendiri. Kita tidak boleh selalu bergantung dari daerah lain,” tegas Nyanyang.

Untuk mewujudkan kemandirian itu, Nyanyang menetapkan lima fokus utama HKTI Kepri:

Pertama, Gerbang Pangan (Gerakan Membangun Ketahanan Pangan dari Pekarangan). Program ini mendorong masyarakat memenuhi kebutuhan sayur dan bumbu harian langsung dari halaman rumah.

Kedua, hilirisasi komoditas lokal. Petani tidak lagi hanya menjual bahan mentah, tetapi mengolahnya menjadi produk bernilai jual tinggi.

Ketiga, modernisasi pertanian. HKTI akan mendorong pengenalan alat dan teknologi pertanian tepat guna untuk melipatgandakan hasil panen.

Keempat, sinergi stok pangan. Ini bertujuan memastikan ketersediaan dan distribusi bahan pokok merata di seluruh Kepri.

Kelima, pembagian peran antardaerah. Setiap kabupaten atau kota di Kepri akan memiliki fokus komoditas unggulan (spesialisasi) agar tidak saling tumpang tindih.

Nyanyang menyadari kelima target besar ini tidak bisa dikerjakan sendiri oleh kelompok tani. Ia menuntut adanya kerja sama erat antara petani, pemerintah lintas lembaga, dan swasta.

“Kolaborasi adalah kunci. Rakerda ini adalah momentum bagi kepengurusan baru untuk berlari menjalankan program prioritas tersebut,” imbuhnya.

Langkah taktis HKTI Kepri ini juga merupakan bentuk dukungan daerah terhadap ‘Asta Cita’ Presiden Prabowo Subianto. Khususnya, pada misi swasembada pangan yang bergerak dari lapisan masyarakat paling bawah di desa.

Perumusan kelima program ini turut dikawal oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Kepri, Dr. Rika Azmi, serta pimpinan cabang HKTI dari seluruh kabupaten dan kota di Kepri. (*/kk1)

spot_img

Berita Sebelumnya