Breaking News

Pemuda Karimun Dukung Iskandarsyah Kembangkan Ekonomi Digital

KEPRIKINI.COM – Visi calon Bupati Karimun, Iskandarsyah untuk mengembangkan ekonomi kreatif berbasis digital mendapat sambutan antusias dari kalangan pemuda Karimun.

Penggiat ekonomi kreatif Andy S, Kamis (22/10/2020) di Pulau Karimun, mengakui digitalisasi untuk ekonomi kreatif sangat dibutuhkan saat ini. Sebab, strategi menumbuhkembangkan usaha dengan memanfaatkan teknologi digital maupun informasi, sejauh ini masih pasif di Karimun. Hal itu pulalah jadi penyebab pelaku usaha kecil menengah lambat berkembang.

Menurut dia, digitalisasi produk sangat dibutuhkan supaya lebih mudah dipasarkan. Namun untuk memulai usaha memanfaatkan teknologi digital membutuhkan biayanya yang tidak sedikit, terutama jika ingin membangun aplikasi khusus. Untuk itu, uluran tangan pemerintah sangat dibutuhkan sebagai bentuk kepedulian nyata dalam mengembangkan usaha kecil menengah.

“Saya berharap Pak Iskandar mampu membangun ekonomi digital di Karimun secara merata untuk memperkuat usaha kecil menengah yang sekarang bergerak secara konvensional,” ucapnya.

Senada dengan itu, Azuar, pengusaha muda yang menjual produk ukiran mengakui ekonomi digital sangat dibutuhkan, terutama untuk mempermudah transaksi dan pemasaran.

Dia mencontohkan ukiran hiasan dinding rumah, cukup diminati masyarakat. Namun berkembang sangat lambat lantaran terbentur modal dan pola pemasaran yang masih konvensional.

Selama ini, Azuar mengakui belum pernah mendapat perhatian dari pemerintah. Mulai dari membuka usaha sampai sekarang belum pernah satu pun ada aparat pemerintah yang memberi stimulus maupun semangat.

Ia berharap Calon Bupati Karimun, Iskandarsyah, bisa memberikan angin segar dan dapat menunaikan janji politiknya jika ditakdirkan memimpin Karimun.

Ia memuji niat Iskandarsyah yang akan menyumbangkan gaji untuk membantu pemuda membangun usaha dengan memanfaatkan teknologi digital. Bantuan itu dinilainya bukan dari jumlahnya, melainkan bentuk perhatian kepala daerah yang kuat kepada rakyatnya.

“Kami ingin pemerintah hadir di tengah-tengah kami untuk memberi arahan, pembinaan, agar usaha kami berkembang,” ucapnya.

Dalam pada itu, mahasiswa asal Karimun, Zuriat Agung mengatakan program ekonomi digital yang digaungkan Iskandarsyah sangat dibutuhkan masyarakat Karimun.

Hal itu karena Karimun terdiri dari pulau-pulau sehingga pola pemasaran yang tepat memanfaatkan teknologi informasi.

Ekonomi digital dalam usaha yang bergerak di bidang jasa juga menarik di masa pandemi Covid-19. Di masa pandemi, konsumen tentu lebih ingin dimanjakan dengan berbagai kemudahan yang disediakan pelaku usaha.

Melalui ponsel, mulai dari transaksi hingga pengantaran barang dapat dilakukan tanpa interaksi langsung antara pembeli dan penjual.

“Di daerah lain sudah melakukan ini. Saya pikir Karimun sangat tepat menerapkan ekonomi digital. Program ini tentu sesuai dengan keinginan kami, mahasiswa yang akan kembali ke kampung halaman setelah menempuh ilmu dan pengalaman di negeri orang,” ucap Agung, yang juga mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang.

Sebelumnya, Iskandarsyah berniat menyumbangkan seluruh gajinya untuk mendukung pengembangan ekonomi digital jika mayoritas masyarakat memilihnya menjadi kepala daerah.

Niat itu bersemi seiring dengan keinginannya membangun kreativitas para pemuda di Karimun, dan membaca peluang pasar di masa pandemi COVID-19.

“Saya sangat tertarik dengan pemuda-pemuda kreatif, dan ingin memajukan mereka. Saya akan mengembangkan potensi mereka, dan memberi stimulus dengan iklas dari gaji saya seandainya terpilih menjadi bupati,” ucapnya. (kk01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.