Breaking News

142 Ribu Usia Kerja di Kepri Terdampak Corona

KepriKini.com – Pandemi covid-19 memberikan dampak yang luar biasa ke Provinsi Kepri. Salah satunya terhadap dunia kerja. Sedikitnya terdapat 142.593 orang (8,20 persen penduduk usia kerja) yang terdampak corona.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kepri, Agus Sudibyo, M.Stat menyebutkan terdapat 142.593 orang (8,20 persen penduduk usia kerja) yang terdampak corona.

Agus menjabarkan, angka tersebut terdiri dari pengangguran karena covid-19 (26.405 orang), bukan angkatan kerja (BAK) karena Covid-19 (8.190 orang), sementara tidak bekerja karena covid-19 (9.216 orang).

”Penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena covid-19 sebanyak 98.782 orang,” imbuh Agus dalam keterangan resminya, dikutip KepriKini.com, Senin (17/5/2021).

Pengangguran Terbuka

Selain itu, Agus juga menyebutkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Februari 2021 sebesar 10,12 persen. Angka TPT ini tertinggi di Indonesia. Sedangkan yang terendah di di Provinsi Sulawesi Barat sebesar 3,28 persen.

”Namun angka 10,12 persen pada Februari 2021 untuk Kepri itu telah mengalami penurunan. Turun sebesar 0,22 persen poin dari data bulan Agustus 2020,” papar Agus.

Angka TPT itu berasal dari persentase jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang ada di Kepri. TPT yang tinggi menunjukkan bahwa terdapat banyak angkatan kerja yang tidak terserap pada pasar kerja.

Selanjutnya, Agus menjelaskan, jumlah angkatan kerja di Kepri pada Februari 2021 sebanyak 1.153.878 orang. Angka ini naik 20.102 orang dari bulan Agustus 2020. Sedangkan penduduk yang bekerja sebanyak 1.037.133 orang, naik sebanyak 20.533 orang dari Agustus 2020.

Agus juga kemudian menjelaskan, mengenai lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase penduduk yang bekerja terutama pada Pertanian (1,39 persen poin) dan Jasa Pendidikan (1,28 persen poin). Sedangkan lapangan pekerjaan yang mengalami penurunan utamanya pada Industri Pengolahan (1,15 persen poin) dan Konstruksi (0,92 persen poin).

Sebanyak 670.375 orang (64,64 persen) bekerja pada kegiatan formal, naik 0,05 persen poin dari bulan Agustus 2020. (red)

BACA JUGA ARTIKEL LAIN:

Berlebaran di Natuna, Gubernur Ansar Menangis

Bagaimana Menjaga Kefitrahan setelah Ramadan?

PMI dari Malaysia Sumbang Corona Kepri

Klaim Gubernur Ansar, Walau Kontraksi Ekonomi Membaik

Endang Wawako Tanjungpinang, Angga Kalah Satu Suara