Breaking News

Gubernur Kepri Isdianto Pamit, Sekdaprov Disebut Jadi Plh

Keprikini.com – Masa jabatan Gubernur Kepri Isdianto akan berakhir pada tanggal 12 Februari 2021 mendatang. Kementerian dalam Negeri (Kemendagri) kabarnya sudah menunjuk pelaksana harian (Plh) Gubernur, yaitu TS Arif Fadillah yang merangkap Sekdaprov Kepri.

Kabar penunjukan ini, disampaikan langsung oleh Isdianto saat meresmikan Kawasan Pesisir Gurindam 12 Kota Tanjungpinang pada Kamis (4/2/2021).

Sebelumnya, Rabu (3/2/2021), DPRD Kepri sudah menggelar rapat paripurna terkait dengan berakhirnya masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri periode 2016-2021. Jabatan itu akan berakhir tanggal 12 Februari 2021 mendatang. DPRD Kepri melalui wakilnya, T Afrizal Dahlan mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Isdianto yang telah mengabdikan diri untuk Kepri.

Nah, menurut Isdianto, pun Kemendagri sudah menunjuk dan memutuskan Sekdaprov Arif merangkap sebagai Plh Gubernur terhitung mulai 13 Februari.

Di depan para undangan peresmian Kawasan Pesisir Gurindam 12, Isdianto menyampaikan permohonan maaf dirinya selama melaksanakan tugas jabatan sebagai Gubernur Kepri.  Ia juga sekaligus berpamitan kepada seluruh rakyat Kepri.

”DPRD sudah memaripurnakan berakhirnya masa jabatan ini. Maka dari itu, saya menyampaikan dengan segala kerendahan hati kepada seluruh masyarakat Kepri. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ucapnya.

Arif Belum Terima SK Penunjukan

Mengenai penunjukan dirinya sebagai Plh gubernur, Sekdaprov Kepri Arif mengaku sudah mendengar kabar tersebut. Hanya saja keputusan resminya atau SK-nya belum ia terima.

Sehari sebelumnya, Rabu (3/1/2021), Arif saat menghadiri rapat paripurna DPRD Kepri, mengakui akan ada penunjukan dari Kemendagri siapa yang menjadi Pejabat Sementera Gubernur Kepri.

‘’Nantinya akan ada surat penunjukan dari Kemendagri siapa yang akan mendapat tugas. Terkait siapa yang mendapat tugas, kami pun tidak tahu. Yang jelasnya kami di pemprov, sifatnya melaksanakan administrasi secepatnya. Karena ini bukan saja masa jabatan gubernur, tapi ada juga 3 kabupaten yang akan kita usulkan. Yaitu Natuna, Kepulauan Anambas, dan Lingga yang habis masa jabatan pada tanggal 17 Februari,’’ ujar Arif.

Setelah pengusulan, selanjutnya merupakan kewenangan Kemendagri menunjuk Pejabat Sementara selama proses pilkada belum selesai atau masa transisi.

“Khusus Kabupaten Bintan dan Kepulauan Anambas sekaligus pengusulan bupati dan wakil bupati definitifnya,” imbuh Arif.

Terkait pelantikan, Arif menjelaskan bupati dan wakil bupati yang masa jabatannya habis pada tanggal 17 Februari 2021 dengan proses pilkada, tidak ada permasalahan, tetap akan ada pelantikan. Kewenangan Kemendagri yang akan menunjuk pejabat sementara.

“Masa jabatan periode sudah tertentu. Tidak boleh kurang, juga tidak boleh ada penambahan. Kalau habis 17 Februari, ya harus lantik yang baru siapapun yang mendapat tugas dan penugasan oleh Presiden melalui Mendagri untuk melantik pada tanggal 17 itu,” jelas Arif. (red)

sumber: Isdianto Pamit ke Rakyat Kepri, Sebut Arif Rangkap Plh Gubernur