Breaking News

UMK Tanjungpinang Terendah Se-Provinsi Kepri

KEPRIKINI.COM – Kota Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepri, ternyata upah minimumnya paling rendah se-Kepri. Upah Minimum Kota (UMK) Tanjungpinang Tahun 2021 hanya sebesar Rp3.013.012.

Penetapan besaran UMK Tanjungpinang Tahun 2021 tersebut melalui Keputusan Gubernur No.1363 Tahun 2020 yang diteken oleh Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin per Tanggal 20 November 2020, sebesar Rp 3.013.012. Kendati begitu, angka ini sebenarnya sudah naik Rp6.112 dari UMK Tanjungpinang tahun 2020 sebesar 3.006.900.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kepri Mangara Simarmata mengakui, penetapan besaran UMK Kabupaten/Kota di Kepri, tertinggi adalah besaran UMK Batam dan terendah di Tanjungpinang.

BACA JUGAIni Daftar Resmi Upah Minimun Kota/Kabupaten Se-Kepri

BACA JUGA: UMK Batam Tetap Naik, Ditetapkan Rp4.150.930

Berdasarkan Keputusan Gubernur No.1362 Tahun 2020 Tanggal 20 November 2020, UMK Batam nilainya sebesar Rp 4.150.930. Kemudian, penetapan UMK Bintan melalui Keputusan Gubernur No.1364 Tahun 2020 Tanggal 20 November 2020, sebesar Rp 3.648.714.

UMK Lingga penetapannya melalui Keputusan Gubernur No.1365 Tahun 2020 Tanggal 20 November 2020, sebesar Rp 3.036.220. Kemudian UMK Karimun penetapannya melalui Keputusan Gubernur No.1366 Tahun 2020 Tanggall 20 November 2020, sebesar Rp 3.335.902.

Selanjutnya, UMK Anambas penetapannya melalui Keputusan Gubernur No. 1367 Tahun 2020 Tanggal 20 November 2020, sebesar Rp 3.501.441. Terakhir UMK Natuna penetapannya melalui Keputusan Gubernur No.1368 Tahun 2020 Tanggal 20 November 2020, sebesar Rp 3.106.975.

Mangara berharap, semua pihak baik pekerja maupun pengusaha bisa menerima penetapan besaran UMK kabupaten/kota se-Kepri itu. Besaran UMK ini akan mulai berlaku per Januari 2021. (red)