Breaking News

Home Industri Sabu di Apartemen Batam Digerebek Polisi

KEPRIKINI.COM – Tim Polrestas Berelang, Polda Kepri, mengerebek aktivitas industri rumahan (home industry) yang memeroduksi sabu di sebuah apartemen bilangan Nagoya, Batam, Kepri.

Penggerebekan tepatnya sekitar pukul 04.30 WIB, Kamis (15/10/20200 di Nagoya Mansion Tower A Lantai 6 Kamar Nomor 609, Nagoya, Batam itu, dipimpin Kapolresta Barelang AKBP Yos Guntur, Kasat Reskrim Kompol Andri Kurniawan, dan Kasatresnarkoba Kompol Abdul Rahman.

Polisi membekuk dua orang pelaku, yakni M Ferry Juanda (37) yang diketahui beralamat di Perum Pondok Pratiwi Sekupang Kota Batam. Kemudian Muhammad Salehudin (23) yang beralamat di Kav Pondok Indah Punggur Nongsa Batam.

“Mereka diduga telah memeroduksi narkotika jenis sabu untuk dijual dan diedarkan di Kota Batam,” ujar Kasatresnarkoba Kompol Abdul Rahman saat konferensi pers di Mapolresta Barelang, Senin (19/10/20).

Dijelaskannya, pengungkapan itu berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di Kota Batam terdapat Home Industri pembuatan narkotika jenis sabu.

“Saat dilakukan penggeledahan berhasil ditemukan barang bukti, dan pada saat ditanyakan, kedua pelaku mengakui bahwa barang tersebut adalah peralatan untuk membuat narkotika jenis sabu milik Novi alias Bebi yang saat ini masih DPO,” ungkapnya.

Pelaku dan barang bukti langsung dibawa ke Satnarkoba Polresta Barelang untuk diproses lebih lanjut dan dilakukan pengembangan.

Kedua pelaku disangkakan pasal 112 Ayat 1 Jo Pasal 114 Ayat 1 Jo Pasal 129 Huruf A Dan Huruf B Jo Pasal 132 Ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan Ancaman Hukuman Paling Singkat 5 Tahun dan Paling Lama 20 Tahun.

Dari pengungkapan ini, turut diamankan barang bukti 1 bungkus sabu yang dibungkus dengan plastik transparan seberat 0,15 gram, 1 set alat hisap sabu/bong, 1 set peralatan untuk memeroduksi sabu, 1 unit kompor Merk Kris.

Selanjutnya juga ada 1 unit listrik Merk Sanyo, 1 unit kulkas/lemari es Merk Sanyo, 1 buah botol kaca warna hijau bertuliskan Meth, 1 buah panci Stanlees, 2 buah botol warna putih Alcohol 70 %, 1 botol Cuka dapur merk Dua Belibis, 1 bungkus garam Merk Marina, 1 buah botol putih Merk Noah, 1 bungkus bubuk Belerang warna kuning, 1 buah mangkok kaca warna putih berisikan serbuk basah warna putih.

Ada juga 1 buah gelas kaca yang berisikan gumpalan kristal warna putih, 1 buah tabung kaca berisikan kristal, 1 buah tabung kaca berisikan cairan kristal, 1 mangkok plastik berisikan cairan kristal, 1 buah jerigen warna putih yang berisikan es cair, 1 buah jerigen warna putih berisikan Efedrine, 1 buah jerigen warna putih Blbertuliskan Acetone, 1 unit Hanphone Vivo beserta kartu Simpati dan 1 lembar kertas kardus yang bertuliskan diduga rumusan zat- zat kimia untuk meracik pembuatan sabu. (kk01)

sumber: keprisatu.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *